"SHALOM !!! SELAMAT DATANG DI BLOG YANG AKAN MEMBERKATI SEMUA KEKASIH TUHAN. DALAM BLOG INI, KEKASIH TUHAN AKAN DIBAWA UNTUK MENGETAHUI DAN MENGENAL KEBENARAN DAN KEBENARAN ITU PASTI AKAN MEMERDEKAKAN KITA "

Shalom !!!!

Patutlah kita semua mengucap syukur kepada Tuhan, karena kasih dan anugerahNya kita semua ada sebagaimana kita ada saat ini.
Puji Tuhan !
Setelah melewati tantangan dan berbagai pertimbangan akhirnya dengan pertolongan Tuhan, kami dapat menerbitkan sebuah renungan harian.
Kerinduan kami,
melalui renungan harian ini semua pembaca dapat merasakan dan menikmati berkat-berkat rohani.
Harapan kami,
renungan harian SOG ini dapat diterima oleh semua anak-anak Tuhan, sehingga apa yang menjadi visi dan misi kami dalam penerbitan renungan harian ini dapat terlaksana untuk hormat dan kemuliaan TUHAN
Akhirnya,
selamat membaca dan selamat menikmati berkat-berkat rohani
“Imanuel”

PILIHAN

 
Kejadian 3:1-7

“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.”

( Ulangan 30:19 )

Salah satu keunikan dari manusia adalah mempunyai kemampuan untuk memilih. Ini disebabkan karena dalam kehidupan manusia sering sekali berhadapan dengan berbagai macam pilihan.
            Pilihan selalu ada di dalam setiap aspek manusia, baik pilihan yang berarti, berpengaruh dan penting dalam kehidupan, ataupun pilihan mengenai hal-hal yang sepele, dan yang tidak begitu penting dan tidak mempengaruhi keberadaan kehidupan manusia itu sendiri.
            Adalah suatu kenyataan yang
pahit tercatat dalam Alkitab, bahwa manusia pernah salah dalam memilih, justru ketika diperhadapkan dengan pilihan yang sangat penting. Manusia salah dalam memilih karena mereka takluk pada tipu daya Iblis ketika mereka mengambil buah yang dilarang oleh TUHAN. Daripada menurut perintah TUHAN, Adam dan Hawa lebih memilih mengikuti rayuan maut si ular yang licik.

            Dan akibat dari pilihan yang salah adalah akhirnya mereka mengalami rasa malu karena ketelanjangan mereka dan mencoba bersembunyi dari hadapan TUHAN. Mereka juga akhirnya kehilangan hubungan yang intim dengan TUHAN dan terusir dari taman Eden. Manusia akhirnya harus bersusah payah untuk menjamin kelangsungan hidup mereka, mengalami kematian, sakit-penyakit, bahkan berjuang untuk mengalahkan perangai yang buruk akibat jatuh dalam dosa.

            Tidakkah ini sangat tragis dan menyedihkan?

Dari kejayaan dan kenikmatan dalam hidup, tetapi akhirnya merasakan kesulitan dan kepedihan di sepanjang kehidupan.

            Bagaimana dengan kita sekarang? Apakah kita lebih memilih sesuatu yang baik menurut pandangan kita baik tanpa menghiraukan perintah Allah atau tetap setia pada firman-Nya? Tawaran dunia mungkin menarik dan sepertinya sangat baik, tetapi itu hanya menghasilkan kehancuran. Pilihlah untuk tetap setia pada TUHAN, maka nantinya kita akan berbahagia bersama dengan Dia.  (dyonn)

0 Response to "PILIHAN"

Posting Komentar

RADIO ONLINE


wibiya widget2